Showing posts with label me. Show all posts
Showing posts with label me. Show all posts

18 January 2018

Money CAN('T) Buy Happiness

“Money may not buy happiness, but I'd rather cry in a Jaguar than on a bus.”
-- FranΓ§oise Sagan --


Baca quotes-nya si mas Francoise ini bikin jleb deh! Jadi keinget beberapa momen yang udah kelewat. Momen sederhana, yang ngingetin betapa ya materi itu, (baca = duit) itu dibutuhin. Suka ato gak, mau ato gak. Pasti deh butuh. Gak usah muluk-muluk deh, untuk memenuhi kebutuhan primer dulu aja. Kebutuhan makan, pakaian, sama tempat tinggal (Kalo jaman SD ada istilah sandang, pangan, papan). Itu aja dulu. Dan seringkali, di jaman yang katanya canggih ini pun, masih banyak orang yang masih harus merasakan makan makanan sisa, bahkan ada yang gak mendapatkan makanan sama sekali 😞😞😞 Miris kan yaaa... Tapi untunglah kalo ada yang gak mampu secara materi untuk memenuhi kebutuhan soal makanan, ada yang punya kelebihan materi, mencukupinya. Nah tuh, akhirnya, abang duit berbicara lagi kan yaaaa...

Nah makin makjleb lagi, pas buka-buka website, baca-baca artikelnya, tampillah berita-berita yang aneh. Ada ayah bunuh anak karna kesal istri yang ngotot kerja cari duit di kota lain gak mau pulang. Ada juga ibu yang tega ngajak anak-anaknya bunuh diri, karna merasa tak mampu mencukupi kebutuhan anak-anaknya secara materi. Atau ada anak yang tega membunuh orang tuanya, karna punya keinginan membeli barang yang harganya di luar kemampuan si orang tua. Ah, apalah itu, selalu ada cerita menyakitkan juga menyedihkan tentang di duit ini πŸ˜“πŸ˜“πŸ˜“ So, mungkin bukan nakut-nakutin lho yaaaaaaaaaaaa.. Pliiisss, hati-hati banget sama apa yang kamu ucapkan, pikirkan, rasakan. Seringkali itu yang terjadi. Afirmasi positif aja deh! Berpikir yang baik-baik, tapi realistis. Karna there is nothing impossible. Everything is Possible. Salam Bahagia πŸ’šπŸ’šπŸ’š




-margarethawirda-

12 April 2017

Istri atau .....

Salah satu perjalanan hidup yang hampir kebanyakan dipilih oleh manusia dan secara alami pula dilakukan oleh makhluk hidup pada umumnya adalah MENIKAH (kalo hewan atau tumbuhan, bacanya : kawin, dikawinkan, silang, disilangkan). Menikah merupakan suatu tahapan perjalanan hidup 2 orang manusia, pria dan wanita (umumnya, karna sekarang pun marak istilah pernikahan sesama jenis?!?), yang memutuskan untuk hidup bersama, dalam suka dan duka (HARUS IMBANG yak!), untung dan malang, sehat dan sakit, membentuk satu keluarga baru juga menciptakan kehidupan baru. Buat saya, mengutip kata-kata bapak pendeta pada saat penggembalaan, "Sudahkah dipikirkan baik-baik sebelum nanti mengucap janji pernikahan? Sudahkah memutuskan dengan bijak apakah pilihanmu ini yang terbaik atau bukan? Sudahkan siap menerima segala baik buruk yang ada pada diri calon pasangan hidupmu ini? Karna menikah itu, merupakan momen perjalanan hidup manusia yang tak bisa diulang kembali. Momen dimana dirimu tak bisa kembali lagi ke masa lalu. Karna saat diri memutuskan menikah, maka yang terjadi adalah kalian haruslah tetap melangkah maju apapun yang terjadi."

Perjalanan kehidupan berumah tangga yang diawali dengan pengucapan janji nikah atau ijab qabul, akan berjalan berlanjut seterusnya. Bukan untuk hari itu, besok, atau lusa, tetapi selamanya. Karna saya beragama Nasrani, adalah di dalam janji tersebut disebutkan : setia dalam untung dan malang, suka dan duka, sehat maupun sakit. Berdua. Bersama mengucapkan janji yang sama. Tak ada tertulis, baik tersirat maupun secara tersurat, bahwa setelah menikah, maka segala hal yang berkaitan dengan rumah tangga adalah kewajiban istri. Tak ada tersirat maupun tersurat, bahwa tugas mencari nafkah adalah suami semata. Yang terlihat adalah segala sesuatunya berjalan bersama. Dilakukan bersama-sama.

Tetapi seringkalinya kenyataan menjadi nyata juga berbeda. Bila suami bekerja, maka istri yang memutuskan menjadi IRT alias bahasa kerennya, Fullhome Mom, mempunyai tanggung jawab untuk menyelesaikan segala pekerjaan yang ada di rumah. Mulai dari menyiapkan makanan, mencuci pakaian, beresin rumah, mengasuh dan mengurus anak, melayani suami di dalam dan luar kamar, dan  dan dan bla bla bla bla,..... (saking banyaknya hanya garis besar yang tertulis!). Trus suami yang bekerja ngapain? Pulang kerja, liat rumah berantakan, marah teriak-teriak, memaki-maki istri, minta makan, minta dilayani, anak nangis marah, makanan belum tersedia di meja ngamuk tanpa tedeng aling-aling. 

Beda pasangan beda pula pengalaman, Ada cerita ada rupa. Istri bekerja, suami apalagi so pasti bekerja pula. Di saat yang sama, harus bangun lebih pagi, berusaha untuk menyiapkan masakan untuk makan siang anggota keluarga yang lain & juga suami. Bersamaan pula harus punya waktu untuk menyetrika pakaian yang akan digunakan oleh suami dan istri itu sendiri pada hari kerja tersebut. Belum lagi harus mampu dan punya tenaga untuk menyelesaikan pekerjaan rumah lainnya, seperti mencuci piring, mencuci pakaian, membersihkan rumah. 

Untuk semua hal tersebut, mungkin perlulah kita, sebagai wanita menjawab pertanyaan ini dengan sejujur-jujurnya, seikhlas-ikhlasnya :
"Saya ini, seorang istri, seorang ibu, seorang pasangan hidup, seorang partner dalam rumah tangga, ataukaaah seorang ART alias Asisten Rumah Tangga?!? Seandainya, kita memang seorang ART, sudahkah diberi penghasilan yang layak?!?"

Dan juga buat para pria ataupun suami, saya sebagai pribadi cuma punya 1 pertanyaan : Situ waras, membiarkan seorang wanita yang katanya sangat anda cintai, sayangi, hargai, hormati, atau apalah itu namanya, mengerjakan segala semua pekerjaan domestik itu sendirian, sementara anda hanya tidur sembari ngroook ngroook!?! Situ waras!?!

Sekian & Terima kasih!

#curcol

24 March 2017

LDR, LDM, or Real Time

Ok, let's start the topic. Yup, sharing kali ini tuh pengen nyeritain, gimana sih atau apa sih beda rasa atau gak ngejalanin hubungan dengan konsep LDR, LDM, atau Real Time relationship (istilah bikin dewe' lho ini) alias pacaran atau setelah menikah ya di sini-sini aja, gak berjauh-jauhan gitu  πŸ˜‰

Satu-satu ah ceritanya. Start from LDR alias Long Distance Relationship. Fine. Bagi kami, khususnya eike nih yang nulis cerita, LDR itu susah-susah gampang. Susah pas awal-awal harus terbiasa berjauhan. Yang dari awal pacaran selalu deket (amat sangat deket malahan) karna kita kerja di kantor yang sama. Walaupun, berusaha untuk tetap berusaha bersikap profesional dalam hal pekerjaan. Mo kemana-mana ada. Mo balik gawe, ada yang nganterin. Malem-malem pengen JJM alias Jalan-Jalan Malam, tinggal telpon aja, yuk jalan, beres. Pisah, beda pulau juga kota dan propinsi,  juga siklus kerja, karna doi lulus tes kerja di tempat yang lebih baik trus wajib ikutan diklat for 3 month, and eike masih ketinggalan di kantor lama sampai dengan hari ini. Selesai 3 bulan trus gimana, balik kandang? Nope! After 3 months, doi cuma bisa pulang selama 10 hari, ikutan liburan Indul Fitri di tahun itu, abis itu siap-siap cuss berangkat ke ujung timur Indonesia, kota  yang bakalan jadi tempat tinggalnya selama lebih kurang 4 tahun. Dimanaaaa?!? Yeess!!! Papua!!! Jadi nih, sejak hari keberangkatan sampe sekitar 2 tahun gitu, setiap kali pulang ke rumah setelah nganterin ke bandara, selalu mewek di jalan. Bapernya itu ya gitu-gitu aja. Yaaah, aku sendirian :( Yaaah, aku kesepian nih gak ada kamu :( Yang kalo diinget-inget jadinya malah lucu. Nangisnya sembari ngendarain motor sih 😁 Udah singkat gitu aja pas masa pacaran.

Lanjuuuuuuuutt!!! Pas akhirnya memutuskan menikah, mulailah perjalanan persiapan itu dimulai. Deketan gitu? Ya gak laaahh!! Teteup persiapannya pun jarak jauh, aku di sini dan kau di sana, kita bertemu lewat suara, hihihi. Jadi pas akhirnya lamaran done, mulailah siap-siap cari bridal, juga gedung, juga beresin urusan gereja karna kita, walaupun sama tetapi sedikit berbeda dalam pengajaran, yang berarti juga ada hal-hal yang harus dipersiapkan masing-masing di gereja masing-masing pula. Urusan gereja beres, lanjutlah urusan bridal yang artinya cari-cari salon yang nyediain wedding dress yang pas plus sesuai maunya eike : simple but elegant! Tuntas gaun, lanjut soal gedung & katering, tuntas pula. Siap-siap foto prewed plus urusan gereja sesi terakhir. Hari H, oke semua seperti yang direncanakan, walaupun ada kekurangan sedikit di sini sana πŸ˜™ Untuk sedikit info, berhubung kita mempersiapkan weddingnya kita sambil LDR-an, maka komunikasi pun lebih banyak via telpon ato email. Pake berantem kagak?!? So Pasti!!! Pakeeeeee, hihihihi
Nikah udah, lanjutlah kehidupan berumah tangga. Menikah, tinggal bersama, itu impian, Kenyataannya, kita harus LDM. Rasanya? Nano-Nano! Banyak komentar, Banyak Nasehat. Banyak yang kepo juga. Pertanyaannya macem-macem yak, mulai dari :
- Kenapa gak ikut suami,
- Kenapa gak tinggal sama mertua,
- Kenapa gak brenti kerja aja,
- Kenapa gak pindah kerja aja,
- Kapan punya anak,
- Kapan giliran hamil,
- Kapan bla bla bla bla

Hasilnya? Baper? Sering. Melow. Sedih. Masa bodoh. Emang Gue Pikirin. Terserah dah. Udah jadi mantra di dalam kepala. LDR - LDM selama total 5 tahun 3 bulan, banyak cerita banyak nostalgila, Kangen, butuh tati tayang, si husband pas lagi penugasan di kabupaten yang jauh dari Kota Jayapura, maka haruslah bersiap dengan sinyal yang anjrut-anjrutan kayak naik delman. Atau kalo sinyal gak anjrut-anjrutan, maka sumber energi listrik-lah yang bermasalah. On Off-nya listrik setiap 8 jam sekali, yang akibatnya tower provider yang ada pun ikutan off. Atau, harus bersiap pula sediain jam khusus buat semedi ngedoain suami biar selamat sampe tujuan, karna harus terbang menggunakan pesawat capung atau pesawat kecil yang terbangnya terkadang mengikuti kemana arah angin berhembus 😒 Lain hari lain pula ceritanya. Belum saat salah paham melanda, semua jadi serba salah. Butuh kesabaran juga kebesaran hati dari masing-masing pasangan.

Tips mungkin bisa diterapin yaaakk adalaaah :

- Saling percaya, walaupun masih suka pake rasa cemburu, ataupun curiga. Lagi-lagi, harus semua dibicarakan, dibahas, diselesaikan cemburunya. Tapi kalo emang bete banget, gpp kok sesekali dilunaskan rasa cemburu itu.- Komunikasi, usahakan untuk selalu berkabar berita, apapun itu. Mo lagi boker, mo lagi hepi, mo lagi kesel, mo lagi sedih, apapun. Ceritakan. Bahas bersama.
- Harus punya hati juga isi kepala yang seluas samudra lautan dunia πŸ˜‚
- Harus mau pula memaafkan, saling memaafkan! penting banget!

Ok! Finish! Semoga semua pasangan berbahagia πŸ’“

Image result for gambar tangan pasangan
live.viva.co.id

14 February 2015

Sahabat Jadi Cinta

Helloooo!! Morning yaaak!!! Eh, eh, hari valentin datang lagi yaaa!!! Spesial jadi pengen cerita aah! Apalagi nih gegara nemuin challenge buat nulis #KisahKasihFavoritku di twitternya Bentang Pustaka.

Cerita favoritku itu adalah Perahu Kertas nya kk "Dee" Dewi Lestari tentang hubungan persahabatan Kugy dan Keenan yang akhirnya menjadi cinta. Paling suka dengan kutipan :

"Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih. Jadi, kalau Keenan telah memilih saya, selamanya Keenan tidak akan pernah tulus mencintai saya. Karena hati tidak perlu memilih. Ia selalu tahu ke mana harus berlabuh"

Suka kutipan ini, karna mengingatkan kisah saya dan suami sebelum bersama. Hanya sebagai teman curhat, teman hang-out, teman berdiskusi, teman bergosip :D, teman untuk ngobrolin tentang hal apapun, soalnya kita berdua sekantor siihhh. Masing-masing punya pasangan atau kecengan, tapi tanpa kita berdua sadari, lama-kelamaan rasa nyaman hinggap di masing-masing hati. Iya sih, ada momen-momen yang terkadang membuat kita ngerasa ada "chemistry", tapi yaa, namanya juga cuma temen, ya itu deh pada ngeles sama hati masing-masing : "Gak mungkin aaahhh". Sampai akhirnya ada momen, kita berdua udah gak bisa ngelak lagi nih, saling ngakui kalo masing-masing ternyata eh ternyata punya perasaan sayang more than sahabat. Dan ternyata kita berdua kena karma karna diri sendiri. Sang suami, saat pertama kali bertemu dengan saya, malah dapet hadiah wajah jutek plus jawaban ketus dari saya :) yang bikin dirinya bersumpah dalam hati : Amit-amit deh suka sama nih cewek :D Lha saya sendiri pertama kali liat suami : Ih, apa sih nih cowok, jadul banget kacamatanya, pake lumutan lagi, udah lama keknya gak diganti-ganti :D Trus sejalannya waktu kita jadi deket, eh saya malah ngebatin sendiri : Ih, nih cowok keren ya, pinter ya :) Cewek yang seperti apa yaaa yang bakal jadi pacarnya si doi :D

Yaaah, tapi itu tadi yaa, kayak kutipan yang saya suka : Hati itu tidak pernah memilih, Hati tidak dipilih, Hati tahu ke mana akan berlabuh. Dan ternyataa, hatiku-lah pelabuhannya :

Udah dulu yaaa!!! Happy Valentine Day for all cinta!!!

Perahu Kertas



5 December 2014

Jauh Di Mata Dekat Di Hati - Edisi Batik Couple - Palembang & Jayapura

Dering telpku membuatku tersenyum di pagi hariKau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpiEntah mengapa aku merasakan hadirmu di siniTawa candamu menghibur saatku sendiri
Aku di sini dan kau di sanaHanya berjumpa via suaraNamun ku s'lalu menunggu saat kita akan berjumpa
Meski kau kini jauh di sanaKita memandang langit yang samaJauh di mata namun dekat di hati








17 November 2014

(PENGEN!!!) Harus Kurusss!!!

Hayoo, tunjuk jempol doonk siapa yang gak pengen kurus? Langsing? Body bagus kayak gitar spanyol geto??? Kalo gak ada, saya aja deh!!! Jadi ceritanya ini, udah bukan sekedar pengen lagi yak sodara-sodara. Udah jadi obsesi kalo jadi kurus itu keharusan. Tapi tunggu dulu yaak!! Ini gak semata-mata karna tuntutan penampilan, tapi juga karna tuntutan diri sendiri untuk kesehatan.

Harus diakui banget yak, kalo saya termasuk tipe orang yang jarang banget olahraga. Mau yang itungan detik, menit, jam, hari, minggu, apalagi bulanan. Semuanya lewaaat gitu aja! Berasa males banget buat ngerjainnya. 

Tapi yaaa, mau gak mau keknya harus dikerjain juga. Alasan utama, karna emank body yang melebar selebar-lebarnya, alias naek 6-7 Kg dari berat awal tubuh sebelum menikah. Gak tau kenapa, gak tau juga apa sih sebabnya, tapi hari demi hari nih tubuh makin "tumbuh" aja tapi ke samping. Padahal ada kan yaaa, slogannya salah satu susu yang bunyinya " Tumbuh itu ke atas, bukan ke samping". Widiihh, rasanya maluu iya, sedih juga kalo inget slogan itu. 

Makanya diniatin banget nyari deh cara-cara gimana biar bisa olahraga plus dapet langsing juga. Kemaren - kemaren sempet nyobain yoga setiap hari dengan nyari link-nya di YOUTUBE, tapi lama-lama boseeen cyiintt!! Padahal kalo dipikir-pikir, pas nyobain yoga itu, bikin sakit pinggang mulai perlahan membaik :(

Sekian lama istirahat dari yoga, mulai lagi iseng-iseng plus niat buat olahraga dengan ngikutin videonya di YOUTUBE lagi. Dan akhirnya dapetlah salah satu video, yang gerakannya gampang banget buat diikutin..

Jadi kalo ada temen-temen yang pengen nyobain, yuks dipersilakan !!! 

Selamat Berlatih!!!
Selamat Berolahraga!!!
Happy Healthy Life!!!




3 April 2012

cHILDhood




gambar yang penuh memori,,kenangan masa kecil bersama sodara2 :) rasanya kayak baru kemaren lho kiat foto2 kayak gini..ada gambar adek yg lagi jongkok kayak mo nangkepin kodok..masih ingettttttt,,ada bapak2, tukang foto keliling, dateng ke daerah sekitar rumah kita, yang waktu itu masih tinggal di asrama. trus ditawarinlah kita buat foto2. yah si emak seneng aje ada yg nawarin foto..dan hasilnyaaaaaaaaaaaaaaa,,eng ing eng,,tuh foto adek yg lagi joongkok & etha yg lagi nangis..imut ya,,hihihihi

26 February 2012

Wanita,,Perempuan,,Lady,,She,, Girl

Kegiatan rutin yang wajib dulakuin di hari minggu itu adalah pergi ngikutin perayaan ekaristi di gereja. Buat hari ini, mudah2an dimaafin sama Tuhan Yesus, soalnya selama di gereja pikiran malah melayang-layang kemana-mana #emank mo kemana# Tapi dengan amat sangat terpaksa, neh pikiran emank harus melayang dan terbang dengan berbagai opini, pertanyaan, plus tulisan yang pengen di tulis di blog ini.



ceritanya gini lho, kenapa pikiran jadi kemana-mana. Pas tadi dateng ke gereja udah telat 3 menit, jadinya cari duduk dimana aja yang penting tuh bangku kosong. tepatlah di belakang sepasang suami-istri, yang kalo diliat dari usianya masih terbilang muda, tapi kalo diliat dari usi pernikahannya udah termasuk senior, karna udah ngerayain ultah nikah di atas 20 thn. nah, waktu ngeliat mereka, terlintas dalam pikiran, yang bapak ganteng & yang ibu cantik, termasuk keluarga yang boleh dibilang kaya raya, anak-anak yang pintar, cantik, & ganteng pula. hm, tapi apa yang kurang ya?? apa yang salah ya, sampe kehidupan rumah tangga mereka harus ngalamin badai yang hampir menjadi konsumsi publik bukan R.H.S umum lagi..bahkan mungkin ada yang ngomongin mereka :( yang buat miris, sang ibu yang cantik ini, sempet mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari sang bapak #gosipnya,,hadeuh,semoga gak jadi bigos :(# Tapi bukan itu masalah, bukan itu yang menjadi pertanyaan, bukan itu yang bikin etha jadi pengen nulis disini. Tapi etha malah pengen nulis, pengen cerita, betapa hebatnya makhluk Tuhan yang namanya P.E.R.E.M.P.U.A.N itu :)

Kok hebat?? iya donk, karna etha juga perempuan, & bangga karna dilahirin dengan sosok perempuan..Kayak ada cerita yang pernah etha baca, Tuhan itu menciptakan perempuan dengan pertimbangan yang amat sangat matang. Bener-bener dibuat dengan perencanaan yang amat sangat matang. Perempuan dibuat dari bahan yang amat sangat lentur, agar kuat menghadapi hempasan. dari bahan yang kelihatannya rapuh, tapi ternyata amat sangat tahan banting, amat sangat kuat..dan kenyataannya emak seperti itulah yang terjadi..



Sebagai manusia, perempuan ditakdirkan untuk bekerja dengan jabatan rangkap, yaitu :

1. ibu,,perempuan harus menyiapkan dirinya sebagai tempat untuk bertumbuhnya sang buah hati..9 bulan berjuang membawa calon dedek di rahimnya,,melahirkan dengan tarohannya nyawa,,membesarkan, mengasuh, mendidik, & bla bla bla lainnya,,selain jadi ibu buat buah hatinya, perempuan juga harus bisa menjadi ibu buat sang ayah..

2. istri,,mengurus suami, memberikan pelayanan yang terbaik bagi suami, baik lahir maupun batin #halah,apa ini y :D#, merawat suami bila sakit, & bla bla bla lainnya,,

3. sahabat,,buat anak2 maupun pasangannya,,

4. pembantu rumah tangga,,walaupun mereka punya jabatan tinggi di kantor, tapi bila pulang & tiba di rumah, mereka harus siap sedia menjadi orang harus bisa diandalkan dalam segala hal. mengurus rumah, memasak, mencuci baju #walau ada mesin cuci#, berbelanja, dll

daaaaannn segudang tanggung jawab lainnya, yang akan amat sangat panjang kalo ditulis disini., dan tanda yang menunjukkan betapa hebatnya perempuan itu adalah saat mereka tetap mampu bertahan untuk terus mencintai pasangan, walaupun telah disakiti secara fisik maupun mental..wow, amazing woman!!!!! hebat!!!

like this

I like this time when i had a chance to change my world...udah lama pengen nulis blog, tapi selalu bingung, gimana seh bikin nlog yang enak dibaca, atau gak riweh ya kata orang sunda. Cerita punya cerita sma my pipie, dya kasih liat blog temennya yang nyeritain apa aja yang dialaminnya setiap harinya. Gak pake ribet mesti kayak ini itu,,mengalir aja ceritanya, gak usah dipikirin ntar siapa aja yang bakal baca neh blog #padahaldalamhatiberharap:D# But, i'd love this time..seneng aja bisa cerita apa aja disini. Saran my pipie seh, coba deh ceritain mimpi2 yang sering etha alamin,jadi kayak semacam cerita, timeline, ato diary geto, tapi gpp kok..kan seru tuh bisa nyeritain mimpi yang setiap malam, siang, ato pagi, ato kapan aja kita tertidur..so, selamat membaca aja y :D

Money CAN('T) Buy Happiness

“Money may not buy happiness, but I'd rather cry in a Jaguar than on a bus.” -- FranΓ§oise Sagan -- Baca quotes-nya si mas ...